- - - Pagi harinya Syam lantas menemui Habib Luthfi dan berkata bahwa
ia di Jakarta membantu dakwah Habib Munzir dengan mengatur lalu lintas.
Mendengar hal itu Habib Luthfi kaget dan lantas bertanya apa yang
menyebabkan dia berubah niat? Syam lantas menceritakan mimpinya. Habib
Lutfi kemudian memeluk Syam dan berkata, "Kamu besok sembuh. Pulang ke
Jakarta berkah". Habib Luthfi kemudian mengusap kaki Syam dengan air
beberapa kali. - - -
Dari Grup FB “Gerakan Anak Majelis Sadar Helm & Mematuhi Peraturan Berlalu Lintas”
Ditulis oleh: Muhammad Fakhrurrozi
25 Oktober 2011
Kisah tentang sebuah niat yang mengalahkan logika ilmiah. Kisah nyata
Muhammad Syamsuri, beliau adalah Anggota Helm aktif (Grup Helm MR yaitu
aktivis Majelis Rasulullah saw yang bertugas mengatur lalu lintas dan
menghimbau Jama’ah Majelis Rasulullah saw agar mematuhi peraturan lalu
lintas dan menggunakan helm bagi pengendara motor, serta mengatur
kelancaran lalu lintas ketika ada pengajian Majelis Rasulullah saw.)
Kisah ini dialami oleh saudara kita, namanya Muhammad Syamsuri.
Beberapa waktu lalu beliau kecelakaan mobil di Tol Cipularang dan
mengalami retak tulang kaki sehingga harus menggunakan kursi roda.
Dokter sudah angkat tangan. Namun Syam tidak putus asa. Ia pergi ke
Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan untuk minta doa. Syam ini adalah murid
Habib Luthfi.
Pertama kali bertemu, Habib Luthfi bertanya kepada Syam tentang
niatnya jika kakinya sembuh. Syam menjawab bahwa ia ingin kembali kerja
di Jakarta. Spontan Habib Luthfi menjawab bahwa ia tidak mungkin sembuh
seumur hidup, harus memakai kursi roda. Syam dan keluarganya menangis
mendengar kabar itu. Setelah itu Habib Luthfi pun pergi dan membiarkan
Syam selama 3 minggu di rumahnya.
Selama waktu itu Syam hanya bengong dan meratapi nasibnya. Hingga
suatu malam Syam bermimpi didatangi Habib Munzir al Musawa yang lantas
rebahan di samping Syam dan memberikan lembar jadwal majlis MR sambil
berbisik, "Bilang Habib Luthfi bahwa kamu ikut saya di Jakarta".
Pagi harinya Syam lantas menemui Habib Luthfi dan berkata bahwa ia di
Jakarta membantu dakwah Habib Munzir dengan mengatur lalu lintas.
Mendengar hal itu Habib Luthfi kaget dan lantas bertanya apa yang
menyebabkan dia berubah niat? Syam lantas menceritakan mimpinya. Habib
Lutfi kemudian memeluk Syam dan berkata, "Kamu besok sembuh. Pulang ke
Jakarta berkah". Habib Luthfi kemudian mengusap kaki Syam dengan air
beberapa kali.
Malam harinya yaitu Senin malam bertepatan dengan majlis rutin MR di
Al Munawar minggu lalu, jam 21.00 kaki Syam sudah bisa digerakkan dan
bisa untuk berjalan. Akhirnya Syam bisa berjalan seperti sebelumnya dan
kini Syam sudah kembali membantu dakwah Habib Munzir dengan aktif
membantu mengatur lalu lintas di Al Munawar.
Karomah dua orang wali dan niat yang lurus mengalahkan logika ilmiah
medis yang sudah mengatakan tidak akan sembuh. Subhanallah….